5 Essential Tips When Camping With Children For The First Time

5 Tips Camping Pertama Kali Bersama Anak-anak Anda 

Camping with children is a treasured childhood activity that promises fun for kids and adults alike, and if you are thinking of doing it for the first time then there are a few tips you can follow to help make it as easy as possible.
Camping with children can be complicated and frustrating when things go wrong, but getting outside with a young family doesn’t need to be stressful. Following a few easy rules can be all you need to guarantee a happy experience for everyone involved. These are the five most important tips to help ensure that your next trip into the wilderness goes smoothly.

Camping (berkemah) bersama anak-anak adalah aktivitas yang sangat berharga untuk dilakukan bersama sekeluarga. Jika anda belum pernah melakukannya, maka tips berikut ini dapat membantu agar acara camping tersebut dapat menyenangkan & berhasil. Memang benar, bagi sebagian orang camping bersama anak-anak sepertinya sangat sulit untuk dilakukan & bahkan dapat membuat frustasi terutama ketika banyak kesalahan terjadi. Beberapa tips berikut dapat membantu kita melaksanakan kegiatan ini dengan lebih mudah.

1. Plan Ahead – Rencanakan jauh hari

Most miserable camping scenarios can be avoided with the right preparation. Begin by choosing your camping site carefully and making reservations, if necessary. A good site is dry, sheltered from the wind and within easy walking distance of fun attractions. Consider also how primitively you wish to spend your vacation; some families prefer to live off of what they can carry, while others enjoy the convenience of a campervan holiday. Make a list of items you will need and check each entry off as you pack. Here is an ultimate camping checklist to help you. Even if it seems unlikely to rain or grow cold, bring warm, waterproof clothing just in case.

Hampir semua skenario camping yang buruk dapat dihindari hanya dengan persiapan yang benar. Mulailah dengan memilih tempat camping yang cocok & buatlah reservasi jika memang perlu. Tempat yang baik buat camping adalah tempat yang kering (tidak becek, tidak banjir), terlindung dari angin & tidak jauh letaknya dari lokasi-lokasi atraksi yang menarik. Pertimbangkan juga seberapa komplekskah anda mau camping; apakah cukup dengan beberapa buah ransel atau kah anda sekeluarga lebih menginginkan tinggal di sebuah campervan yang lebih nyaman? Susun lah daftar perlengkapan yang akan dibutuhkan & periksa satu persatu pada waktu paking. Walaupun cuaca di rumah anda kering & panas, biasakan tetap membawa perlengkapan hujan & baju hangat. Siapa tahu akan diperlukan di lokasi camping.

MM

Source: Google image.

2. Start Early – Mulai lebih awal

Setting out early in the morning gives kids a sense of purpose and guarantees they will still have plenty of energy when you arrive. Fumbling around in the dark with grumpy, hungry children who have yet to see any fun is the worst way to begin camping and can set a sour mood for the rest of your stay. Establishing camp in the daylight is easier, and once you are finished there should still be time to run down to the lake or hike in the woods before turning in for the holiday’s first campfire.

Memulai aktivitas di pagi hari akan membuat anak-anak merasa aktivitas hari itu akan berarti & memastikan mereka akan tetap memiliki energi yang cukup di tujuan. Berputar-putar di kegelapan mencari lokasi & anak-anak sudah kelaparan, kelelahan & penuh dengan gerutuan bukan lah cara yang baik untuk memulai aktivitas camping anda & dapat merusak suasana sekeluarga selama acara camping. Membangun camp pada waktu hari masih terang adalah lebih mudah & ketika selesai, masih banyak waktu untuk beraktivitas camping sesungguhnya, seperti bermain ke danau, hiking di hutan atau juga memulai persiapan menyalakan api unggun.

Children camping 2

Source: Google image.

3. Build Experiences – Membangun pengalaman

 

Camping is all about taking kids away from their regular environment and letting them explore nature. Use this as a teaching opportunity by asking children to help with camp chores such as collecting firewood or by showing them how to identify native plants and animals. Try to limit their exposure to phones and other gadgets during this time and focus instead on creating as many new memories as possible.

Sesungguhnya camping adalah satu kegiatan untuk memisahkan anak-anak dari lingkungan & rutinitas mereka sehari-hari & lalu memposisikan mereka berhadapan dengan alam. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengajarkan mereka sesuatu yang berhubungan dengan alam, misalnya yang sederhana adalah mengumpulkan ranting atau kayu bakar, atau juga mengidentifikasikan jenis tanaman atau hewan. Cobalah untuk membatasi mereka mengoperasikan telepon genggam atau gadget lainnya selama waktu ini & bangun lah ingatan camping yang berkesan sebanyak mungkin.

Children camping 3

Source: Google image.

 4. Keep it Simple – Buatlah acara yang sederhana

Children get tired quickly and need frequent chances to stop and rest before moving on to another activity. Fatigue and hunger are the primary causes of tantrums while camping, so remember to pace yourselves and keep snacks to hand. Allowing for some unstructured time throughout the day also gives families a chance to unwind and pursue their own interests without feeling driven to see and do everything the camp site has to offer.

Anak-anak biasanya akan kelelahan lebih cepat & memerlukan waktu untuk istirahat sebelum memulai aktivitas berikutnya. Rasa lelah & rasa lapar adalah penyebab utama masalah anak-anak pada saat camping, jadi ingatlah selalu untuk menjaga kecepatan Anda & sediakan lah selalu makanan ringan. Memberikan waktu pribadi di tengah-tengah saat camping juga akan membuat mereka merasa rileks, tidak merasa harus mengikuti acara keluarga.

Children camping 5

Source: Google image.

5. Prepare for Surprises – Siap menghadapi kejutan

Finally, every parent knows that you can only plan so much with small children on vacation. Be ready for scraped knees, sudden rain showers, sightseeing detours or any number of other surprises that can pop up while camping. If you and your children keep an open mind and are willing to change course, these unexpected diversions can lead to exciting new adventures and amusing stories that will be told around campfires for years to come.

Akhirnya, para orang tua sudah sadar bahwa mereka hanya dapat merencanakan segala sesuatunya dengan jumlah anak-anak yang terbatas. Siapkan mental & prosedur kalau ada anak yang terluka, hujan mendadak turun, jalan trekking ditutup, dsb. yang bisa saja terjadi di saat camping. Untuk itulah, sikap ‘pikiran terbuka’ & adaptasi untuk mengubah rencana diperlukan untuk menghadapai deviasi-deviasi ini agar acara camping tetap menyenangkan & penuh dengan pengalaman baru yang dapat terus diceritakan bertahun-tahun ke depan.

Children camping 4

Source: Google image.

Happy Camping with your family.

Taken from Inspired Camping*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s